Kesehatan

Obat Ranitidin Fungsi Utama Dan Hal Yang Harus Diketahui

Obat Ranitidin Fungsi Utama Dan Hal Yang Harus Diketahui 05/02/2018Leave a comment

Ranitidin adalah salah satu obat yang beredar luas di apotik-apotik dan bisa dibeli tanpa harus menggunakan resep dokter. Obat ini sudah banyak dikenal oleh masyarakat umum karena fungsi ranitidin adalah mengatasi asam lambung yang berlebih, dimana jika seseorang mempunyai asam lambung yang berlebih maka perut akan terasa tidak nyaman dan terasa seperti terbakar. Gejala ini biasanya dialami mereka yang mempunyai sakit maag.

Obat ranitidin yang beredar mempunyai beberapa varian yang bisa dipilih. Hal ini didasarkan pada kemampuan seseorang dalam mengkonsumsi obat berbeda-beda. Variat yang dapat dipilih dari obat ranitidin yang pertama berbentuk tablet, yang kedua sirup dan yang ketiga berbentuk cairan untuk disuntikan (khsus yang ini harus dilakukan ahli).

Mengenal fungsi ranitidin :

Selain apa yang sudah dijelaskan di awal bahwa obat ranitidin mempunyai fungis mengobati kelebihan asam lambung, ternyata ada fungsi ranitidin lainya yaitu

  • Sebagai pencegahan terhadap kelebihan asam lambung
  • Mecegah timbulnya pendarahan pada luka pada lambung
  • Deiberikan kepada pasien yang akan menjalani operasi lambung agar asam lambung saat operasi tidak meningkat
  • Mengatasi penyakit maag dan efek-efek yang ditimbulkan
  • Memberikan proteksi terhadap dinding lambung agar tidak terjadi luka

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam penggunaan obat ranitidin sangat disarankan untuk berkonsultasi ke dokter, agar dosis yang dikonsumsi tepat dan sesuai dengan aturan. Sehingga tidak terjadi kontra indikasi atau efek samping yang malah dapat merugikan.

Selain mempunyai fungsi menyembuhkan tentu saja obat kimia mempunyai beberapa efek samping, hal ini akan berbeda-beda pada setiap orang karena dipengaruhi oleh tingkat alergi, kepekaan, dan kecocokan terhadap zat yang terkandung pada obat kimia. Adapun efek samping yang biasa ditimbulkan obat ranitidin adalah :

Efek samping yang harus dikonsultasikan pada dokter.

  • Timbul perasaan yang tidak nyaman
  • Terjadi bentol-bentol pada kulit dan terasa gatal, beberapa orang bisa mengalami pembekakan (hal ini terjadi pada merek yang mempunyai alergi terhadap obat)

Efek samping samping yang umum terjadi dan tidak perlu penanganan khusus

  • Kepala terasa pusing
  • Mual-mual
  • Diare ringan

Selain efek samping obat ranitidin, dalam penggunaannya ada beberapa pasien yang harus mendapat perhatian ekstra. Hal ini dilakukan karena pada pasien-pasien dengan konsisi berikut apabila salah mengkonsumsi obat ranitidin dapat menimbulkan efek yang tidak baik.

  • Orang yang sudah tua ( 50tahun keatas)
  • Wanita yang sedang mengandung
  • Wanita yang sedang dimasa menyususi
  • Penderita kanker lambung
  • Orang yang mempunyai riwayat penyakit ginjal
  • Penderita penyakit paru paru
  • Orang yang mempunyai penyakit gula
  • Penderita penurunan kekebalan tubuh
  • Orang yang alergi terhadap obat ranitidin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *